search
top

Fantastic Indonesia

Kemaren baru aja balik dari jakarta, ada presentasi kerjaan ke klien. Pagi-pagi berangkat, malemnya langsung cabut lagi ke surabaya. Hasil yang tidak mengecewakan, karena klien lumayan impress dengan hasil kerjaan kita dalam waktu yang lumayan singkat dan data-data yang baru didapet mepet dengan deadline kerjaan. Bukan, bukan tentang kerjaan yang pgn saya ceritakan disini, tapi saya pgn berbagi tentang betapa kayanya negeri Indonesia kita tercinta ini.

Negeri kita ini adalah pengekspor batubara terbesar kedua di dunia setelah Australia, sekitar 156 juta ton batubara Indonesia diekspor pada tahun 2008 dari total 205 juta ton produksi batubara Indonesia. Hanya 49 juta ton batubara yang digunakan untuk konsumsi dalam negeri. Hampir 80 persen digunakan untuk ekspor, dan coba tebak negara mana yang paling banyak menggunakan batubara kita, India.
Dengan berpatokan harga batubara pada Oktober 2008 sekitar USD 90 per metrik ton, maka paling tidak Indonesia akan menerima tidak kurang dari 126 trilyun dari penjualan batubara ke luar negeri. Angka yang cukup fantastis menurut saya. Tapi sayangnya dari jumlah yang besar tersebut hanya 3% yang diangkut dengan kapal Indonesia, yang menurut saya mengurangi potensi penghasilan Indonesia. Kalau biaya angkut batubara rata-rata sebesar 0,02 USD per ton mil, maka bayangkan berapa Indonesia akan mendapatkan penghasilan dari angkutan batubara itu saja. Jadi tidak hanya dari penjualan batubara saja Indonesia berpotensi mendapatkan keuntungan.
Dari cerita saya di atas anda dapat bayangkan betapa kayanya sebenarnya negeri ini, tapi kenapa, sekali lagi kenapa, negeri ini masih begini-begini saja. Yang ada di berita koran setiap hari hanyalah kasus korupsi, hampir tidak ada berita positif tentang negeri ini. Apakah catatan yang sedemikian fantastis tentang potensi negeri ini hanya akan menjadi sekedar potensi saja, tanpa realisasi?
Saya hanya bercerita tentang sedikit sekali sumber daya yang dimiliki Indonesia, dan hanya sumber daya alam, masih belum saya menyentuh tentang migas, timah, nikel, agrobisnis, dan bahkan sumber daya manusianya.


This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

One Response to “Fantastic Indonesia”

  1. Ginanjar Wardoyo says:

    ini yg kita dan negara kita lupakan…
    kontrak karya..milik siapa coba…
    nilai fantastis di atas adalah masuk kepada investor asing…
    dan berapa yang masuk ke kantong negara..hanya 15-20% dlm kesepakatan kontrak karya awal…
    SAATNYA KITA MENINJAU ULANG…
    Hugo Cavez…berani melakukan itu…
    Presiden mendatang????

Leave a Reply

top