Hutang itu…
Sesuatu yang harus dibayar sesuai dengan apa yang dihutangkan kepada kita, mungkin itu arti hutang. Kalau janji adalah hutang berarti hutang itu harus dibayar dengan menepati janji yang kita berikan. Tapi saya tidak akan membahas tentang hutang anda, hutang saya, atau hutang tetangga anda..
Saya baru saja mendapatkan pencerahan tentang pentingnya hutang bagi sebuah perusahaan, yang menarik adalah akan sangat buruk jika perusahaan tidak memiliki hutang sama sekali. Kenapa? Kan bagus tu, nggak punya hutang, artinya untungnya seabreg-abreg.. Memang bener sebuah perusahaan bisa mencetak profit luar biasa besar, namun jika perusahaan tidak memiliki hutang akan buruk bagi perkembangan perusahaan di masa depan. Saya garisbawahi kata perkembangan. Jadi begini, perusahaan yang cepat berkembang akan selalu dituntut untuk melakukan inovasi, kreatif meciptakan peluang-peluang baru yang bermanfaat bagi perusahaan. Dan bila diperlukan ada investasi baru untuk melakukan hal tersebut.
Kata berikutnya adalah investasi, untuk melakukan investasi tentunya harus dikaji terlebih dahulu apakah investasi tersebut layak dilakukan atau tidak. Kajian dilakukan dengan memperhatikan indikator-indikator investasi (ROI, IRR, NPV, dll). Jika indikator investasi baru tersebut menunjukkan angka di bawah standar yang harus dipenuhi oleh perusahaan maka investasi tersebut tidak layak dilakukan. Standar yang bagaimana? Umumnya standar yang dijadikan indikator kelayakan investasi adalah WACC (Weighted Average Cost of Capital), nggak perlu dijelasin ya, silahkan baca di Wikipedia
. WACC ini akan dibandingkan dengan IRR investasi yang akan dilakukan, jika IRR berada di atas WACC maka investasi tersebut dapat dinyatakan layak untuk dilaksanakan. Masalahnya, bagaimana kalau WACC-nya terlalu tinggi sehingga IRR yang didapatkan oleh investasi tersebut tidak mampu melampaui batas WACC perusahaan, meskipun IRR yang didapatkan sebenarnya sudah di atas rata-rata untuk usaha sejenis.
Apa hubungannya dengan hutang? WACC sebenarnya adalah rata-rata dari biaya modal sendiri dan modal hutang yang diberikan bobot masing-masing. Jika perusahaan tidak memiliki hutang sama sekali atau sama dengan nol, maka otomatis WACC perusahaan tersebut akan tinggi karena tidak memperhitungkan biaya hutang. Bingung? Coba liat rumusnya :
Kata berikutnya adalah investasi, untuk melakukan investasi tentunya harus dikaji terlebih dahulu apakah investasi tersebut layak dilakukan atau tidak. Kajian dilakukan dengan memperhatikan indikator-indikator investasi (ROI, IRR, NPV, dll). Jika indikator investasi baru tersebut menunjukkan angka di bawah standar yang harus dipenuhi oleh perusahaan maka investasi tersebut tidak layak dilakukan. Standar yang bagaimana? Umumnya standar yang dijadikan indikator kelayakan investasi adalah WACC (Weighted Average Cost of Capital), nggak perlu dijelasin ya, silahkan baca di Wikipedia
Apa hubungannya dengan hutang? WACC sebenarnya adalah rata-rata dari biaya modal sendiri dan modal hutang yang diberikan bobot masing-masing. Jika perusahaan tidak memiliki hutang sama sekali atau sama dengan nol, maka otomatis WACC perusahaan tersebut akan tinggi karena tidak memperhitungkan biaya hutang. Bingung? Coba liat rumusnya :
dimana
| Simbol | Definisi | Satuan |
|---|---|---|
![]() |
weighted average cost of capital | % |
![]() |
Biaya modal, atau cost of equity“ | % |
![]() |
Biaya hutang, atau cost of debt | % |
![]() |
Tingkat Pajak | % |
![]() |
Total hutang dan kewajiban | Rupiah |
![]() |
Nilai pasar total dari ekuitas |
Rupiah |
![]() |
Total kewajiban + Ekuitas | Rupiah |
Jadi hutang itu…
Kata kunci yang digunakan oleh pengunjung untuk artikel ini :
pengertian hutang – arti hutang – pengertian utang – pengertian hutang usaha – arti utang – pengertian utang usaha – wacc – definisi hutang – arti WACC – pengertian wacc – weighted average cost of capital – PENGERTIAN HUTANG ADALAH – apa itu WACC – pentingnya hutang – pengertian biaya hutang – biaya hutang – apa yang dimaksud dengan hutang – pengertian cost of capital – hutang – apa itu hutang –



















[...] karyawan dituntut untuk tunduk dan patuh pada peraturan perusahaan yang dianggap mampu menaikkan produktivitas. Memang pada suatu kondisi aturan-aturan tersebut akan dapat membawa perusahaan mencapai [...]
Hello,Terrific blog post dude! i’m Tired of using RSS feeds and do you use twitter?so i can follow you there:D.
PS:Do you thought about putting video to the blog posts to keep the visitors more enjoyed?I think it works.Best wishes, Jimmy Debenedetto